Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Bulan Madu Kedua sebagai Refreshing Pasutri

Seiring dengan berlalunya waktu dan bertambahnya usia kadang suasana rumah tangga pasutri menjadi dingin dan kaku. Hidup bersama bagaikan hidup dengan 'saudara sendiri', bukan lagi terasa hidup dengan pasangan. Mulai timbul kejenuhan. Rasa jenuh antara suami istri bisa menyebabkan disfungsi seksual baik bagi suami maupun istri. Bagaimana cara mengatasinya ? Jadikan bulan madu kedua sebagai refreshing pasutri. Akibat Rasa Jenuh Pasutri Banyak kasus rumah tangga berantakan hanya disebabkan rasa jenuh antara suami dan istri. Kadang salah satu atau keduanya bisa 'mbedal' hingga mempunyai selingkuhan. Kadang bisa juga karena pengaruh ajaran agama yang kuat sehingga tetap baik-baik saja dipermukaan namun menderita secara bathiniah, khususnya yang berhubungan dengan maslah aktifitas seksual. Efek dari rasa jenuh ini bahkan bisa mengakibatkan disfungsi seksual bagi suami maupun istri. Bagi suami yang mengalami gangguan fungsi seksual karena faktor psikologis 'kejenu...

Tanda - Tanda Gadis Tidak Perawan : Mithos Atau Fakta ?

Artikel berikut mencoba mengulas tentang tanda-tanda fisik gadis yang sudah tidak perawan. Namun penulis sependapat dengan beberapa pakar bahwa tanda - tanda tersebut adalah hanya mithos semata, bukanlah fakta yang bisa dijadikan patokan atas kebenarannya. Mithos Tentang Tanda - Tanda Fisik Gadis Tidak Perawan Hidung Pada wanita yang sudah tidak perawan maka ujung hidungnya nampak pucat dan tidak ada rona kemerahan yang tampak sama sekali. Fakta : Sebenarnya tidak ada penelitian yang membuktikannya, mungkin saja ini merupakan asumsi para orang tua yang mengatakan bahwa hidung dan bagian pipi wanita akan terlihat kemerahan ketika masih gadis dan warna kemerahan pada hidung tersebut bisa pudar ketika gadis itu sudah pernah melakukan hubungan intim. Jelas ini hanya mithos semata. Punggung kendur Punggung wanita yang sudah tidak perawan umumnya tidak lagi kenyal teksturnya dan cenderung menjadi kendur ketika disentuh. Saat melakukan hubungan intim, hampir 90 persen hormon y...

MENGATASI PENYAKIT MIOMI DAN KISTA DENGAN HERBAL ALAMI

Artikel berikut membahas tentang apa itu penyakit miomi atau kista, apa saja gejalanya dan bagaimana cara mengatasi penyakit tersebut dengan herbal alami yang ada di sekitar kita. Penyakit miomi atau kista pada rahim merupakan penyakit sejenis tumor yang umum diderita oleh para wanita. Diketahui, sekitar 75% wanita mempunyai pertumbuhan miomi atau kista pada rahim mereka. Antara penyakit miomi dan kista merupakan penyakit yang serupa namun tidak sama. Serupa karena sama-sama tumbuh di rahim sedangkan tidak sama karena kista berisi daging sedangkan miomi berisi cairan. Walaupun banyak diderita kaum hawa namun sampai sekarang penyebab pastinya belum diketahui. Hanya saja ada beberapa faktor yang dapat memicu perkembangan miomi dan kista. Antara lain faktor keturunan, masalah pada pembuluh darah, dan masalah hormonal. Apabila tidak memunculkan gejala apapun, biasanya tidak diperlukan pengobatan secara intensif. Tapi bila ditemukan keluhan yang mengganggu, dokter akan menyara...

TENTANG SELAPUT DARA atau HYMEN

Artikel berikut tentang selaput dara, ciri-ciri selaput dara perawan dan yang tidak perawan, dan solusi bagi selaput dara yang sudah robek. Selaput Dara Selaput dara atau hymen adalah membran tipis yang menjadi pintu masuk vagina. Rata-rata bentuk hymen perempuan seperti bulan sabit. Pada umumnya hymen ini elastis. Namun tingkat elastisitasnya tidaklah sama antara seorang perempuan satu dengan lainnya. Ada yang karena jatuh dari sepeda saja hymen seseorang sudah pecah atau robek. Ada yang sudah bersuami bertahun-tahun namun hymennya masih 'utuh' karena terlalu elastis. Namun jika sudah pernah melahirkan maka hymen pasti sudah hilang total. Gb. Hymen Letak hymen sekitar dua hingga tiga sentimeter dari bibir luar (labia mayora) vagina. Hymenlah yang menjadi pembatas atau pintu antara bibir dalam (labia minora) dengan liang vagina. Namun perlu diingat bahwa hymen yang robek belum tentu karena akibat persetubuhan. Banyak penyebab hymen pecah. Apalagi bagi hymen yang kurang el...

Haruskah Jujur Tentang Kegadisan Yang Telah Hilang Kepada Calon suami ?

Menjadi persoalan bagi remaja atau gadis yang karena 'kelalaiannya' atau karena suatu sebab tertentu pada masa lalunya yang menyebabkan kehilangan kegadisannya ketika akan menikah. Si gadis akan dihantui pertanyaan. Haruskah jujur tentang keperawannya yang telah hilang kepada calon suaminya ? Tentu akan sangat indah jika si gadis yang sudah kehilangan kegadisannya bisa berlaku berterus terang akan keadaannya kepada calon suami dan demikian juga si calon suami mampu menerima keadan tersebut secara ikhlas. Namun, hal demikian sangat sulit terjadi, khusunya bagi kita masyarakat Asia ini. Mayoritas kaum lelaki kita masih egois, menuntut keperawanan calon istri. Tidak bisa menerima keadaan calon istri apa adanya. Padahal, seharusnya masa lalu siapapun, termasuk masa lalu calon istri, adalah hak dia, bukan hak calon suami untuk menghakimi. Justru yang terjadi jika si gadis menceritakan apa adanya, maka si calon suami biasanya akan memutuskan pertunangan dan membatalkan pernik...

FAKTA DAN MITOS TENTANG KEPERAWANAN

Banyak anggapan yang kurang benar tentang keperawanan dan hubungannya dengan selapurt dara atau hymen. Bahkan beberapa anggapan itu selain sumir juga mengandung mitos, yaitu sesuatu yang salah kaprah namun dipercayai kebenarannya oleh umum. Artikel ini mencoba mengungkapkannya dari rangkuman berbagai sumber. Mitos Pertama : Malam Pertama Miss V Gadis Perawan Pasti Bedarah Faktanya, tidak senua gadis, walau masih perawan ting-ting akan berdarah saat malam pertama. Hal tersebut bisa terjadi karena hymen terlalu elastis, atau sudah terjadi perobekan karena oleh raga, bersepeda atau karena pernah mengalami benturan. Mitos Kedua : Fungsi Selaput Dara. Fakta tentang selaput dara adalah disamping sebagai 'segel alami' terhadap vagina, belum ada penelitian yang valid terhadap apa fungsi selaput dara yang sebenarnya. Namun, beberapa ahli 'menduga' membran tipis ini berfungsi untuk melindungi organ intim ketika masih bayi. Pada masa itu, sistem kekebalan tubuh masih sang...