. POSTINGAN BLOG :

Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata. Tampilkan semua postingan

PENGOBATAN KANKER SERVIKS (KANKER MULUT RAHIM)

Kali ini penulis hendak mengulas tentang pengobatan kanker serviks atau kanker mulut rahim secara tradisional berdasar pengalaman nyata penulis sendiri. Pengobatan kanker serviks secara tradisional ini telah terbukti efektif membantu pengobatan penderita kanker serviks.

Artikel berikut berisi beberapa hal, antara lain :

1. Tentang kanker serviks
2. Penyebab kanker serviks
3. Tes IVA
4. Pengobatan kanker serviks secara tradisional
5. Kisah nyata salah satu pasien kanker serviks yang sudah sembuh


1. TENTANG KANKER SERVIKS

Kanker serviks adalah kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim. Umumnya, kanker serviks tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala baru muncul saat kanker sudah mulai menyebar. Dalam banyak kasus, kanker serviks terkait dengan infeksi menular seksual.

Serviks adalah bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina. Salah satu fungsi serviks adalah memproduksi lendir atau mukus. Lendir membantu menyalurkan sperma dari vagina ke rahim saat berhubungan seksual. Selain itu, serviks juga akan menutup saat kehamilan untuk menjaga janin tetap di rahim, dan akan melebar atau membuka saat proses persalinan berlangsung. (Sumber : situs alodokter)
(kembali ke awal)

2. PENYEBAB KANKER SERVIKS

Hampir semua kasus kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus atau disingkat HPV. Ada lebih dari seratus jenis HPV, tapi sejauh ini hanya ada kira-kira 13 jenis virus yang bisa jadi penyebab kanker serviks. Virus ini sering ditularkan melalui hubungan seksual.

Di dalam tubuh wanita, virus ini menghasilkan dua jenis protein, yaitu E6 dan E7. Kedua protein ini berbahaya karena bisa menonaktifkan gen-gen tertentu dalam tubuh wanita yang berperan dalam menghentikan perkembangan tumor.

Kedua protein ini juga memicu pertumbuhan sel-sel dinding rahim secara agresif. Pertumbuhan sel yang tidak wajar ini akhirnya menyebabkan perubahan gen (disebut juga sebagai mutasi gen). Mutasi gen inilah yang lantas menjadi penyebab kanker serviks berkembang dalam tubuh.(sumber : situs hallosehat)
(kembali ke awal)

3. TES IVA

Pemeriksaan IVA diperkenalkan Hinselman 1925. Organisasi Kesehatan Dunia WHO meneliti IVA di India, Muangthai, dan Zimbabwe. Ternyata efektivitasnya tidak lebih rendah daripada tes Pap. Di Indonesia IVA sedang dikembangkan dengan melatih tenaga kesehatan, termasuk bidan. Banyaknya kasus kanker serviks di Indonesia semakin diperparah disebabkan lebih dari 70% kasus yang datang ke rumah sakit berada pada stadium lanjut.

Tes IVA merupakan pemeriksaan dengan melihat penampakan serviks secara kasatmata dengan bantuan lampu. Tes ini menggunakan asam asetat 5 persen yang dioleskan ke serviks selama 30-60 detik. Bila setelah pengaplikasikan asam asetat terlihat perubahan warna menjadi putih pada serviks, maka terdapat indikasi kelainan. Meski begitu, kelainan ini tidak bisa dipastikan apakah berupa infeksi atau lesi pra kanker. Inilah yang membuat tes IVA dinilai tidak sespesifik pap smear dalam mendeteksi kanker serviks.

Meski demikian, tes IVA tetap punya keunggulan dalam perannya sebagai deteksi kanker serviks. Tes ini dapat dilakukan oleh bidan, dokter, maupun tenaga medis yang terlatih. Alat pemeriksaan yang digunakan pun minim, sehingga bisa dilakukan di pelosok-pelosok daerah dengan keterbatasan tenaga medis dan rumah sakit. Selain itu, dari segi harga tes ini lebih murah ketimbang pap-smear.

(kembali ke awal)

4. PENGOBATAN KANKER SERVIKS SECARA TRADISIONAL

Pengobatan yang penulis maksudkan adalah pengobatan berbasis methode alternatif-tradisional-herbal. Dalam hal ini adalah berdasarkan pengalaman nyata yang penulis lakukan dalam membantu penyembuhan pasien penderita kanker mulut rahim.

Methode pengobatan saya adalah gabungan dari setidaknya dua hal, yaitu terapi 'energi khusus' dan herbal. Terapi 'energi khusus' adalah upaya membakar sel-sel kanker dengan kekuatan energi supranatural yang merupakan energi positif (suatu 'power' anugerah Allah yang 'dititipkan' kepada penulis). Terapi ini dilakukan seminggu dua kali selama sebulan. Bulan berikutnya seminggu sekali. Dan dua bulan beriktnya tingal dua minggu sekali.

Methode berikutnya yang juga penting adalah meminum ramuan herbal. Herbalnya cukup mudah yaitu daun moris atau daun nangka belanda. Disamping daun moris, maka perlu juga ekstra manjakani sebagai obat herbal untuk membantu penyembuhan sekaligus untuk perawatan organ reproduksi wanita.

Setelah satu hingga empat bulan menjalani pengobatan, jika dirasa perlu maka dilakukanlah tes kesehatan terhadap pasien, mulai tes darah, urine hingga IVA. Dari hasil tes tersebut bisa dilihat seberapa tingkat penyembuhannya. Apakah sudah sembuh total atau masih harus diteruskan proses pengobatnnya. Dari pengalaman penulis, jika penyakitnya 'hanya pada stadium 2' maka setelah satu bulan sudah bersih, sudah sembuh total.
(kembali ke awal)

5. KISAH NYATA SALAH SATU PASIEN KANKER SERVIKS YANG SUDAH SEMBUH

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah swt, Tuhan semesta alam Yang Maha Mengasihi. Satu lagi pasien, bernama Bu K**** dari desa B****kec. Solokuro, Lamongan berhasil sembuh dari penyakit mematikan, yaitu kanker serviks ( kanker mulut rahim).

Pada awalnya, Bu K** menderita pendarahan abnormal dari organ intimnya dan benjolan dekat pangkal paha. Kemudian dokter memastikan bahwa beliau menderita kanker srviks stadium dua.Dokter menyarankan untuk berobat ke RSUD Dr Sutomo Surabaya. Namun dengan berbagai pertimbangan, akhirnya beiau mencoba pengobatan alternatif. Alhamdulillah, ada yang mengantar ke rumah saya.

Selama satu bulan saya lakukan terapi 'membakar kanker' dengan energi 'khusus' ( semacam tenaga dalam yang khusus untuk mematikan sel-sel hidup yang abnormal) sebanyak dua kali seminggu. Bersamaan dengan itu beliau saya suruh untuk meminum ramuan dari daun moris ( nangka belanda atau sirsak ) tiap hari.

Setelah satu bulan, maka beliau menjalani tes darah, urine dan tes IVA. Semua test menunjukan hasil yang bagus dan negatif terhadap kanker serviks maupun inveksi.



Bandingkan dengan pedoman terhadap foto serviks yang sehat berikut ini :

Bandingkan foto serviks yang menderita penyakit kanker serviks berikut ini :

Alhamdulillah, segala puji bagi Tuhan, Allah SWT. Setelah itu, untuk hari-hari ini masih saya lakukan terapi seminggu sekali supaya bibit-bibit penyakit bisa lenyap total dan tidak kembali lagi.

Demikian kisah nyata ini semoga menjadi inspirasi bagi siapa saja yang mungkin lagi diuji Alah dengan penyakit yang mematikan, janganlah berputus asa. Rahmat-Nya senantiasa mengiringi bagi yang mau mempercayai dan berserah diri kepada-Nya.
(kembali ke awal)

Wassalam, Tiknan Tasmaun. Info tentang ramuan manjakani bisa diklik di tautan https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menjadi-perawan-kembali.html

PENGALAMAN TEST KEPERAWANAN (Kisah Nyata)

Artikel ini berbicara serba - serbi tentang test keperawanan, prosedur test keperawanan, pengalaman pasien menjalani test keperawanan dan cara supaya lulus test keperawanan.

TEST KEPERAWANAN

Sebelum bercerita tentang pengalaman salah satu pasien penulis yang menjalani test keperawanan, ada baiknya lebih dahulu kita kupas sedikit mengenai test keperawanan. Test Keperawanan dilakukan oleh dokter ahli, misalnya dokter ahli kebidanan. Yang diperiksa adalah alat kewanitaan seorang gadis untuk dideteksi apakah pernah menjalani persenggamahan. Yaitu dengan mengamati selaput dara, apakah terjadi perobekan yang siknifikan ataukah masih utuh.

Prosedur Test Keperawanan

Cara dokter mengamati alat kewanitaan tersebut adalah dengan cara membuka 'mulut' miss V. Si terperiksa harus tidur mengangkang dengan nyaman dalam posisi seperti orang mau melahirkan. Dengan menggunakan alat khusus sang dokter bisa membuka mulut miss V tersebut dan mengamati keadaan dalamnya. Bisa juga dengan cara lain, yaitu dengan cara jari telunjuk si dokter dimasukkan lubang dubur si gadis kemudian agak 'diangkat' ujung jari tersebut sehingga mulut miss V juga bisa terbuka.

Namun harus diingat bahwa perobekan selaput dara tidak hanya disebabkan oleh peristiwa sengama saja, namun bisa disebabkan berbagai hal. Misalnya, jatuh, terbentur benda keras, olah raga yang ekstrim, kecelakaan dan lain sebagainya. Pesan penulis bagi para gadis, jagalah mahkota berharga kalian bagaikan kalian menjaga kehormatan kalian bahkan bagaikan kalian menjaga nyawa kalian sendiri.
Pengalaman pasien menjalani test keperawanan
Berikut adalah pengalaman yang dilalui salah satu pasien penulis yang menjalani test keperawanan oleh dokter sepisialis ahli kebidanan. Sebut saja namanya Gadis (nama samaran), pada mulanya ada rasa takut yang mendera bahkan hampir putus asa. Hal tersebut dikarenakan dia merasa sudah tak suci lagi gara-gara peristiwa dua tahun sebelumnya.

Waktu itu Gadis ketika masih pacaran dengan seorang pemuda yang dicintainya. Suatu waktu, Gadis diajak main ke rumah kost sang pacar. Menurut penuturan Gadis, dia mengalami 'percobaan pemerkosaan' oleh sang pacar. Kalau menurut pendapat penulis sih bukan percobaan pemerkosaan tetapi lebih sama mau sama mau karena terlena rayuan maut serta menuruti hawa nafsu asmara tipe ABG yang masih membara.

Nasib baik, peristiwa itu tidak terjadi 'coitus' secara sempurna. Ketika Gadis merasakan sakit di area selangkangannya, secara refkeks dia mendorong sang pacar hingga sang pacar terguling. Kemudian dia lari keluar dengan berpakaian seadanya ( penurut penuturannya, dia tidak sampai telanjang bulat waktu kejadian asmara tersebut) kemudian lari pulang ke rumah. Untungnya si pacar bengong saja, mungkin 'ketenggengen' (terkejut). Bahkan sejak saat itu sanga pacar meninggalkan dirinya. Mungkin karena kecewa.

Belakangan ini ada seorang pemuda tampan yang ingin melamarnya. Masalahnya adalah si pemuda adalah anggota suatu instansi yang mengharuskan calon istri harus melalui serangkaian test keperawanan dulu. Gadis kebingungan. Dia takut, alih-alih lolos, yang ada malah aibnya bisa terbongkar.

Saya sarankan kepada Gadis untuk test dahulu di dokter praktek mandiri, kalau bisa cari seorang dokter yang ahli masalah organ wanita. Gadis setuju. Saya katakan, apapun hasilnya, Gadis harus jujur pada saya, supaya saya bisa memberikan ramuan dan advice yang tepat baginya.

Satu minggu kemudian, Gadis telpon kembali. Dia, sambil terisak menangis mengatakan bahwa menurut hasil pengamatan dokter yang memeriksanya, diketahui bahwa memang sudah terjadi perobekan pada selaput daranya. Hanya saja perobekannya masih nampak robek ringan tidak sampai robek parah tak beraturan. Bagaimanapun itu menurut dokter sudah bisa diindikasikan selaput dara pecah dan sudah dinyatakan tidak perawan lagi.

“Pak, rasanya mau bunuh diri, tidak ada harapan hidup lagi. Belum nanti jika nikah, bagaimana jika ketahuan oleh suami saya kelak”, katanya memelas. Saya jawab, kalau masalah mau menikah, tidak usah sedih, dengan ramuan yang saya punya, insya Allah suami akan yakin bahwa kamu masih perawan. Yang masalah ini bagaimana Test Keperawanan ini. Bisa lolos nggak, itu yang penulis juga ragu. Karena itu, sejujurnya penulis justru menyerankannya untuk tidak melanjutkan pertunangan dengan pemuda tersebut untuk menghindari test keperawanan.

Cara Supaya Lulus Test Keperawanan

Akhirnya tetap dia tetap minta tolong saya untuk dikirimi ramuan “Kembali Perawan”. Dia nekat, mau gambling, yang penting sudah berusaha katanya. Dia gak perduli andainya tidak lolos. minimal dia sudah berniat taubat dan memperbaiki dirinya. Apapun resikonya dia sudah siap.

Beberapa bulan kemudian, Gadis telepon penulis lagi. Mengucapkan banyak terimakasih. Dia bercerita bahwa dia lolos test keperawanan. Dia sudah menikah dengan bahagia. Kemudian saya goda, kirim dong uang sebagai tanda terimakasih lanjutan, masak makasih gitu aja…, dia jawab, ya Pak, nanti, kan saya sudah bersuami, takut suami curiga nanti. Ok lah, jawab saya, bercanda kok. E, tahunya dua minggu kemudian, dia kirim uang betulan. Ya, terimakasih, rejeki.

Ini menjadi pelajaran, bahwa bagi saya adalah sesuatu yang membahgiakan jika kita mampu menolong orang lain, termasuk menutup aib orang. Sesuai isi peta agama bahwa barang siapa mampu menutup aib orang lain maka aibnya insya Allah akan ditupup oleh Allah di akherat kelak, amiin.

Info lengkap tentang ramuan untuk menjadikan Anda seperti perawan lagi bisa Anda klik di Kembali Perawan